Tags

Kisah ini bukanlah seperti kisah yang sering kita dengar saat masih kecil. Dulunya kita mengetahui bahwa kura-kura dapat memenangkan pertandingan karena kesombongan kelinci yang menganggap kura-kura tak akan mampu mengalahkannya. Saking sombongnya, si kelinci malah memilih untuk tidur di bawah pohon sembari menunggu kura-kura yang sangat lambat.

Nah, di video ini ada perbedaan yang memberi arti mendalam bagi saya pribadi dalam hal kepemimpinan (leaderhip). Pada video ini, terdapat empat sesi pertandingan yang dapat dijadikan bahan pembelajaran yaitu:

  1. Pihak yang lambat tapi gigih akan memenangkan pertandingan mengalahkan pihak yang cekatan namun sudah terlanjur jumawa. Masih segar dalam ingatan saya ketika guru SD pernah bilang “Biar lambat asal selamat”.
  2. Pihak yang cepat dan konsisten akan selalu mengalahkan pihak yang lambat walaupun gigih. Kalau istilah zaman sekarang, “Cepat tepat”.
  3. Identifikasi kemampuan diri dan mengusahakan agar kemampuan tersebut dapat dimanfaatkan pada situasi yang mendukung. Pilihlah kondisi dimana Anda dapat mengeluarkan seluruh kemampuan yang Anda miliki secara optimal.
  4. Jika Anda sudah mengetahui kemampuan diri dan sudah mengoptimalkan pemanfaatannya, Anda sudah menjadi pribadi yang baik. Akan tetapi, jika Anda tidak dapat bekerja sama dalam kelompok dan saling menguatkan satu sama lain, Anda akan mengalami kegagalan. Hal ini disebabkan pada kenyataan bahwa selalu ada situasi dimana Anda kurang mahir dalam satu hal sedangkan orang lain mampu melakukannya dengan brilian.

Dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan (leadership) adalah semata-mata mengenai situational leadership. Hal ini berarti bahwa setiap orang dapat berada pada tampuk kepemimpinan sesuai dengan kemampuan yang dibutuhkan untuk permasalahan yang sedang dihadapi.

 

 

Advertisements